(Bandung, akhir tahun 2010)
Maya Dewi Kurnia
Masih sama dengan hari kemarin.
Rutinitasku hanya berkutat pada dapur, sumur dan kasur. Bahkan sampai malam
menunjukkan pukul 22.00 aku masih disibukkan dengan setumpuk pakaian di kamar
mandi. Malam ini adalah malam terakhir di bulan desember. Itu pertanda tahun
akan berganti. Menurut sebagian orang malam pergantian tahun wajib dirayakan
dengan kemeriahan dilengkapi hidangan nikmat, pekikan terompet dan gemerlap
cahaya kembang api di langit. Tapi bagi sebagian orang lagi malam penghujung
bulan desember ini bukanlah hari yang
special. Tidak ada aktivitas yang berubah dari hari sebelumnya. Tidak ada rehat
sejenak menyambutnya. Tubuh terus saja bekerja berjibaku demi kelangsungan
hidup. Kaki dan tangan mereka tanpa henti mengais rezeki untuk makan esok hari
dan selanjutnya. Bahkan perenungan pun tidak dilakukan pada akhir tahun sebab
tiap hari adalah perenungan.
Aku bagian dari mereka yang
menganggap tahun baru biasa. Doa yang
saban hari aku panjatkan tak cuma ketika Desember tahun ini berakhir adalah semoga aku menjadi
ibu yang sholeha untuk anak, amin. Allah memudahkan hidupku, beri
aku dan keluarga sehat agar senantiasa bisa berbagi dengan orang yang ada di
sekitarku. Semoga esok, cahaya itu hadir dan membawa perubahan yang baik buat
hamba dan orang yang kami sayangi, amin. Allah kabulkan keinginanku. Terima
kasih untuk warna warni kehidupan yang Kau berikan selama setahun ini, amin….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar